Senin, 27 April 2015

Prosa Baru

Prosa baru adalah karangan yang berurai sifatnya. Artinya karangan tersebut berupa kalimat-kalimat yang disusun menjadi paragraf-paragraf. Isi posa baru umumnya masyarakat sentris, artinya tema yang diceritakan diambil dari yang terjadi di lingkungan masyarakat. Yang termasuk prosa baru antaranya adalah sebagai berikut.
1.  Roman
Roman adalah karangan yang menceritakan kehidupan manusia dari kecil hingga meninggal dunia. Berdasarkan isinya, roman dibedakan menjadi:
a.       Roman adat adalah roman yang menbicarakan tentang adat yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman.
Contoh: - Azab dan Sengsara, karangan Mesari Siregar.
-  Salah Asuhan, karangan Abdul Muis.

b.      Roman sosial adalah roman yang membicarakan peristiwa-peristiwa yang terjadi  dalam kehidupan masyarakat dengan suku-dukanya sbagai akibat keadaan sosial. Roman ini disebut juga roman kemasyarakatan.
Contoh: - Kehilangan Mestika, karangan Hamidah.
-  Hati Nurani, karangan Idrus.

c.       Roman sejarah adalah roman yang jalan ceritanya diambil dari kehidupan masa lalu yang berhubungan dengan sejarah.
Contoh: - Surapati, karangan Abdul Muis.
-  Tamdela, karangan Utuy Tatang Santani.

d.      Roman bertujuan adalah roman yang berusaha memperbaiki kehidupan di masyarakat. Roman ini disebut juga roman bertendes.
Contoh: - Salah Asuhan, karangan Abdul Muis.
-  Harimau…!! Harimau…!!, karangan Mukhtar Lubis.

e.      Roman kejiwaan adalah roman yang menguraikan kehidupan batin tokohnya. Roman ini disebut juga roman psikologis.
Contoh: - Belenggu, karangan Armijn Pane.
-  Atheis, karangan Achdiat Kartamiharja.

f.        Roman keagamaan roman yang isinya bertemakan keagamaan atau religius.
Contoh: - Kemarau, A.A Navis.
-  Parjanjian dengan Maut, karangan Haryadi S.H.

g.       Roman detektif adalah roman yang isinya berkaitan dengan kriminalitas. Dalam roman ini yang sering menjadi tokoh utamanya adalah seorang agen polisi yang tugasnya membongkar berbagai kasus kejahatan.
Contoh: - Mencari Pencuri Anak Perawan, karangan Suman H.S.
-  Percobaan Seria, karangan Suman H.S.

h.      Roman simbolik adalah roman yang melukiskan kehidupan manusia dengan simbol-simbol.
Contoh: - Tinjaulah Dunia Sana, karangan Maria Amin.
-  Dengar Keluhan Pohon Manggu, karangan Maria Amin.

2.  Novel
Novel adalah karangan yang menyatakan kehidupan yang luar biasa. Biasanya yang dialami di alam oleh tokohnya sehingga mengakibatkan perubahan nasib tokoh.
Contoh:
- Ave Maria, karangan Pramoedya Ananta Toer.
-   Ziarah, karangan Iwan Simatupang.
-   Surabaya, karangan Idrus.

3. Cerpen
Cerpen adalah bentuk prosa baru yang menceritakan sebagian kecil dari kehidupan tokohnya yang terpenting dan paling menarik.
Contoh:
- Radio Masyarakat, karangan Rosihan Anwar.
-  Bola lampu, karangan Asrul Sani.
-  Robohnya Surau kami, karangan A.A Navis.

4.  Kisah
Riwayat atau kisah adalah karangan yang menguraikan riwayat kehidupan seseorang. Ada dua macam riwayat, yaitu:
a. Biografi adalah suatu karangan prosa yang berisi pengalaman-pengalaman hidup pengarang sendiri atau bisa juga pengalaman hidup orang lain dari kecil hingga dewasa atau bahkan samapi meninggal dunia.
Contoh:
- Soeharto Anak Desa
-  Prof. Dr. B.j habibie.
-  Ki Hajar Dewantara.

b.  Autobiografi adalah karangan yang menguraikan riwayat hidup pengarangnya sendiri.
Contoh:
- Kenang-kenangan Hidup, karangan Hamka.
-  Hidup Abdullah, karangan Abdullah.

 5.  Kritik
Kritik adalah karangan yang menguraikan pertimbangan baik-buruknya suatu hasil karya dengan memberi alas an-alasan tentang isi dan bentuk dengan kriteria tertentu yang sifatnya objektif dan menghakimi.
Contoh:
- Buku dan Penulis, karangan Amal Hamzah.
-  Pandangan Dunia Seni Asrul Sani, karangan Ms. Hutagalung.

 6.  Esai
Esai adalah karangan yang membicarakan suatu persoalan secara subjektif.
Contoh:
- Tifa Penyair dan Daerahnya, karangan H.B Yassin.
-  Amir Hamzah, karangan L.K Bahang.

 7.  Studi
Studi adalah karangan yang menguraikan tentang suatu pokok masalah secara objektif.
Contoh:
- Bimbingan Seni sastra.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar